Jumat, 14 Oktober 2016

Network Security : Pengenalan Pertemuan 1

Pengenalan



1. Latarbelakang

    Banyaknya akses yang dapat digunakan menuntut kita untuk lebih safety dalam menggunakan hak kita (akun kita). Setiap media sosial pasti memiliki sistem keamanannya tersendiri. Misalnya; Facebook, Twitter, Instagram dan sebagainya. Sistem keamanan itu berfungsi sebagai pengaman dari privasi tiap pengguna maupun keamanan dari servernya.

     Dalam hal ini, diperlukan pengenalan lebih mengenai sistem keamanan. Untuk mengenal bagaimana ataupun seperti apa sistem keamanan jaringan. Maka dengan ini saya memaparkan sedikit mengenai Keamanan Jaringan ( Network Security).

2. Identifikasi Masalah

     a. Bagaimana para mahasiswa/i mengenal dan memahami mengenai Keamanan Jaringan ( Network Security).
         b. Bagaimana masyarakat awam mengetahui dan memahami Keamanan Jaringn ( Network Security).

3. Pemaparan Sekilas



4. Pemaparan

     Kita mungkin sudah tidak asing lagi dengan yang namanya keamanan akun media sosial ataupun keamanan jaringan lainnya. Nah, hal ini tidakjauh beda dengan hal yang kita bahas sekarang. Awalnya sistem keaman jaringan itu di bangun atas dasar konsep OSI Layer. Karena konsepnya sangat idealis dan kita sudah terlanjur memakai TCP/IP maka konsep OSI Layer hanya sebatas pembelajaran saja. OSI Layer terdiri dari 7 layer (lapisan). Berikut adalah lapisan-lapisan dari OSI Layer;
        
     Nah, selanjutnya kita akan bahas mengenai TCP/IP. TCP/IP memang sudah digunakan sejak dulu, maka dari itu para programmer masih mengembangkan mengenai TCP/IP tersebut. Karena TCP/IP masih sangat lemah keamanannya. Berikut adalah lapisan dari TCP/IP;


     - Aplication           ; Sebagai jalur komunikasi yang menggunakan port sebagai gate acces.
     - Transport            ; Sebagai cara berkomunikasi antar device, bisa melalui TCP maupun UDP.
     - IP                        ; Sebagai identitas suatu pengalamatan device. Misalnya; 192.168.1.5
    - Network Access ; Sebagai phisical layer yang memungkinkan adanya komunikasi phisic ( mac address).

    Adapun yang dinamakan ARP. ARP berisi IP address dan Mac address yang berfungsi memberi pesan berupa broadcast. Kelemahan ARP yaitu;
     - ARP Poisoni ; Pesan yang di broadcastkan mudah tercemari oleh virus.
   - ARP Flood    ; Apabila dibanjiri oleh ARP maka sistem yang berjalan akan mengalami kelambatan proses.  
     
5. Penjelasan dan Solusi dari Sumber yang Lain

Model referensi jaringan terbuka OSI atau OSI Reference Model for open networking adalah sebuah model arsitektural jaringan yang dikembangkan oleh badan International Organization for Standardization (ISO) di Eropa pada tahun 1977. OSI sendiri merupakan singkatan dari Open System Interconnection. Model ini disebut juga dengan model "Model tujuh lapis OSI" (OSI seven layer model).
Sebelum munculnya model referensi OSI, sistem jaringan komputer sangat tergantung kepada pemasok (vendor). OSI berupaya membentuk standar umum jaringan komputer untuk menunjang interoperatibilitas antar pemasok yang berbeda. Dalam suatu jaringan yang besar biasanya terdapat banyak protokol jaringan yang berbeda. Tidak adanya suatu protokol yang sama, membuat banyak perangkat tidak bisa saling berkomunikasi.
Model referensi ini pada awalnya ditujukan sebagai basis untuk mengembangkan protokol-protokol jaringan, meski pada kenyataannya inisatif ini mengalami kegagalan. Kegagalan itu disebabkan oleh beberapa faktor berikut:
  • Standar model referensi ini, jika dibandingkan dengan model referensi DARPA (Model Internet) yang dikembangkan oleh Internet Engineering Task Force (IETF), sangat berdekatan. Model DARPA adalah model basis protokol TCP/IP yang populer digunakan.
  • Model referensi ini dianggap sangat kompleks. Beberapa fungsi (seperti halnya metode komunikasi connectionless) dianggap kurang bagus, sementara fungsi lainnya (seperti flow control dan koreksi kesalahan) diulang-ulang pada beberapa lapisan.
  • Pertumbuhan Internet dan protokol TCP/IP (sebuah protokol jaringan dunia nyata) membuat OSI Reference Model menjadi kurang diminati.
Pemerintah Amerika Serikat mencoba untuk mendukung protokol OSI Reference Model dalam solusi jaringan pemerintah pada tahun 1980-an, dengan mengimplementasikan beberapa standar yang disebut dengan Government Open Systems Interconnection Profile (GOSIP). Meski demikian. usaha ini akhirnya ditinggalkan pada tahun 1995, dan implementasi jaringan yang menggunakan OSI Reference model jarang dijumpai di luar Eropa.

OSI Reference Model pun akhirnya dilihat sebagai sebuah model ideal dari koneksi logis yang harus terjadi agar komunikasi data dalam jaringan dapat berlangsung. Beberapa protokol yang digunakan dalam dunia nyata, semacamTCP/IPDECnet dan IBM Systems Network Architecture (SNA) memetakan tumpukan protokol (protocol stack) mereka keOSI Reference ModelOSI Reference Model pun digunakan sebagai titik awal untuk mempelajari bagaimana beberapa protokol jaringan di dalam sebuah kumpulan protokol dapat berfungsi dan berinteraksi.


6. Kesimpulan dan Saran

     Jadi dapat disimpukan bahwa OSI Layer merupakan konsep awal yang ideal untuk keamanan jaringan. Tapi, konsep tersebut hanya sebatas pembelajaran dan sebagai gantinya dengan adanya TCP/IP dapat sedikit demi sedikit mengimplementasikan / merealisasi sebagian besar dari konsep OSI Layer. Kita juga dapat mengetahui bagian dan fungsi serta kelemahan yang ada pada ARP.

7. Github Penulis


8. Data Diri
                  
         Nama           : I. Syarif Awaludin (Arif)
         NPM            : 1144095
         Kelas            : 3D
         Prodi            : DIV (Diploma IV) Teknik Informatika
         Kampus        : Politeknik Pos Indonesia (Bandung)
         Mata Kuliah   : Keamanan Jaringan

9, Daftar Pustaka

      https://id.wikipedia.org/wiki/Model_OSI , Online ( diakses pada 14 Oktober 2016 pukul 23.35)

10. Plagiarisme

Tidak ada komentar:

Posting Komentar