Kamis, 29 Desember 2016

Pertemuan 7 : GIS (MapServer)

MapServer



1. Latarbelakang
Map merupakan salah satu media untuk mengetahui letak suatu tempat di permukaan bumi. MapServer yaitu aplikasi freeware dan open source yang memungkinkan untuk menampilkan data spasial di web. Untuk lebih jelasnya akan dipaparkan dibawah ini.

2. Identifikasi Masalah
·         Bagaimana mahasiswa/i mengetahui mengenai MapServer?
·         Bagaimana masyarakat awam mengenal MapServer?

3. Pemaparan
          MapServer yaitu berupa sebuah program CGI (Common Gateway Interface). Program tersebut akan dieksekusi di web server, dan berdasarkan beberapa parameter tertentu (terutama  konfigurasi dalam bentuk file *.map) akan menghasilkan data yang kemudian akan dikirim ke web browser, baik dalam bentuk gambar peta maupun gambar lain.

Saat MapServer bekerja;
Map Server bekerja secara berdampingan dengan applikasi web server. Web Server menerima request peta melalui MapServer. MapServer mengenerate request terhadap peta dan mengirimkannya ke web server seperti pada gambar berikut.


Fungsi utama dari MapServer adalah melakukan pembacaan data dari banyak sumber dan menempatkannya kedalam layer-layer secara bersamaan menjadi file graphic. Salah satu layernya bisa saja berupa gambar satelit. Setiap layer saling overlay satu dengan lainnya dan ditampilkan kedalam web browser. 

Dari gambar tersebut kita bisa melihat sebuah foto satelit (diperoleh dari remote server), garis-garis jalan, lokasi perkotaan, dan label-label kota yang di tampilkan secara generic oleh MapServer. Proses pengambaran peta (rendering) muncul setiap kali permintaan terhadap peta baru yang dilakukan oleh Mapserver termasuk ketika user melakukan level zoom terhadap tampilan peta.

Komponen-komponen Utama

Mapserver menghasilkan keluaran berupa file graphic berdasarkan masukan yang diberikan oleh user. Komponen kuncinya adalah MapServer executable yang terdiri dari CGI program, file peta, sumber data dan output gambar. Seperti pada gambar dibawah ini semua komponen bekerja bersama-sama, setelah user melakukan request/perminataan maka CGI akan mengakses file peta, menggambarkan informasi yang didapat dari sumber data dan kembali menampilkannya pada peta.

Mapserver Executable

Secara sederhana MapServer menjalankan executable applikasi CGI pada web server yang secara teknis merupakan proses stateless berbasis pada HTTP. Stateless adalah sebuah proses permintaan yang dilanjutkan dengan stop running. Applikasi CGI menerima permintaan dari web server, kemudian proses dilakukan dan mengembalikan respon atau data ke web server. CGI bekerja sangat sederhana tidak diperlukan sebuah pemrograman untuk dapat menggunakannya. Kita tinggal melakukan edit berdasarkan text base, konfigurasi runtime file, membuat halaman web, dan menempatkannya bekerja pada web server. MapServer CGI executable bekerja sebagai perantara antara file peta dengan program web server yang meminta peta. Permintaan di lewatkan dalam bentuk CGI parameter dari web server menuju MapServer. Gambar yang di buat oleh MapServer selanjutnya memberikan fed back ke web server dan selanjutnya menuju user melalui web browser.

MapServer Map File

MapServer seperti sebuah mesin yang membutuhkan bahan bakar untuk dapat bekerja dan membutuhkan system pengiriman (delivery system) bahan bakar untuk mencapai mesin . Program MapServer perlu mengetahui layer peta yang akan digambar, bagaimana menggambarkannya, dan dimana lokasi sumber datanya. Data merupakan bahan bakarnya dan file peta atau .map.file merupakan system pengirimannya (delivery system). File Peta adalah text konfigurasi yang terdiri dari list setting yang digunakan untuk menggambar dan berinteraksi dengan peta. Informasi yang termuat didalamnya adalah layer data apa yang akan digambar, dimana focus geografis petanya, system proyeksi yang digunakan, format apa yang akan digunakan untuk menampilkan gambar, dan cara menentukan legenda dan skala pada peta.

Contoh script dasar pemetaan dengan satu layer.

MAP

SIZE 600 300

EXTENT -180 -90 180 90

LAYER

NAME countries

TYPE POLYGON

STATUS DEFAULT

DATA countries.shp
CLASS

OUTLINECOLOR 100 100 100

END

END

END

Ketika request atau permintaan dating dari applikasi MapServer maka reguest tersebut mesti menyebutkan sepesifikasi file peta yang diinginkan. Kemudian MapServer membuat petanya berdasarkan pada setting pada file peta yang diberikan tadi.

4. Solusi dari sumber lain
     
Apa Itu Map Server ?

MapServer berupa sebuah program CGI (Common Gateway Interface). Program tersebut akan dieksekusi di web server, dan berdasarkan beberapa parameter tertentu (terutama konfigurasi dalam bentuk file *.MAP) akan menghasilkan data yang kemudian akan dikirim ke web browser, baik dalam bentuk gambar peta ataupun bentuk lain.

MapServer mempunyai fitur¬fitur berikut:

·  menampilkan data spasial dalam format vektor seperti: Shapefile (ESRI), ArcSDE (ESRI), PostGIS dan berbagai format data vektor lain dengan menggunakan library OGR
· menampilkan data spasial dalam format raster seperti: TIFF/GeoTIFF, EPPL7 dan berbagai format data raster lain dengan menggunakan library GDAL
· menggunakan quadtree dalam indexing data spasial, sehingga operasi¬operasi spasial dapat dilakukan dengan cepat
· dapat dikembangkan (customizable), dengan keluaran yang dapat diatur menggunakan file¬file template
· dapat melakukan seleksi objek berdasar nilai, berdasar titik, area, atau berdasar sebuah objek spasial tertentu
·  mendukung rendering karakter berupa font TrueType
· mendukung penggunaan data raster maupun vektor yang di¬tiled (dibagi¬bagi menjadi sub bagian yang lebih kecil sehingga proses untuk mengambil dan menampilkan gambar dapat dipercepat)
· dapat menggambarkan elemen peta secara otomatis: skala grafis, peta indeks dan legenda peta
· menggunakan skala dalam penggambaran objek spasial
· dapat menggambarkan peta tematik yang dibangun menggunakan ekspresi lojik mapun ekspresi reguler
· dapat menampilkan label dari objek spasial, dengan label dapat diatur sedemikian rupa sehingga tidak saling tumpang tindih
· konfigurasi dapat diatur secara on the fly melalui parameter yang ditentukan pada URL
· dapat menangani beragam sistem proyeksi secara on the fly

Saat ini, selain dapat mengakses MapServer sebagai program CGI, kita dapat mengakses MapServer sebagai modul MapScript, melalui berbagai bahasa skrip: PHP, Perl, Python atau Java. Akses fungsi¬fungsi MapServer melalui skrip akan lebih memudahkan pengembangan aplikasi. Pengembang dapat memilih bahasa yang paling familiar.

Websites yang Mendukung Web Mapping

Ada beberapa websites pemetaan yang sudah bisa digunakan dan di eksporer diantaranya adalah :
·                     Wikimap http://wikimapia.org
·                     Mesonet http://mesonet.tamu.edu/
·                     SpasialGuru http://spatialguru.com/maps/
·                     MapitOut http://www.mapitout.com/

5. Kesimpulan dan saran
                Jadi, MapServer merupakan aplikasi freeware dan open source yang memungkinkan kita menampilkan data spasial (peta) di web. Aplikasi ini pertama kali dikembangkan di Universitas Minesotta, Amerika Serikat untuk projek ForNet (sebuah projek untuk manajemen sumber daya alam) yang disponsori NASA (National Aeronautics and Space Administration). Support NASA dilanjutkan dengan dikembangkan projek TerraSIP untuk manajemen data lahan. Saat ini, karena sifatnya yang terbuka (open source), pengembangan MapServer dilakukan oleh pengembang dari berbagai negara.

6. Github Penulis


 7. Data Diri :
    
     Nama           : I. Syarif Awaludin (Arif) 

     NPM            : 1144095
     Kelas            : 3D
     Prodi            : DIV (Diploma IV) Teknik Informatika
     Kampus        : Politeknik Pos Indonesia (Bandung)
     Mata Kuliah   : Sistem Informasi Geografis (GIS)


8. Daftar Pustaka


9. Plagiarisme  


Selasa, 27 Desember 2016

Pertemuan 7 keamanan jaringan

FIREWALL

Latar Belakang :
Istilah Firewall merupakan salah satu kata yang sudah tak asing lagi dalam duni keamanan jaringan. Tak jarang firewall ini pun telah banyak dimanfaatkan dalam lingkungan sekitar kita. Contohnya saja karyawan pada perusahaan-perusahaan yang memiliki jaringan komputer untuk saling menghubungkan komputer-komputer pada setiap divisinya. Tentunya masih banyak lagi contoh yang dapat kita ambil dalam lingkungan sekitar kita dan sering kali banyak orang yang belum mengerti mengapa dan untuk apa firewall itu sendiri. Disini saya akan menjelaskan kurang-lebih apa saja hal-hal yang perlu diketahui mengenai firewall.

Pembahasan :

Dalam jaringan komputer firewall bertugas untuk melindungi sebuah komputer atau jaringan dari akses komputer luar yang tidak mempunyai hak akses atau otoritas untuk mengakses komputer tersebut, seperti wall atau dinding yang digunakan sebagai penlindung untuk membatasi.

Jaringan komputer memungkinkan bagi kita untuk dapat saling mengakses dan berbagi informasi penting dengan rule tertentu, karena banyak orang yang dapat saling terhubung dalam jaringan komputer ini. Firewall ini dapat digunakan untuk membuat sebuah pembatas atau pertahanan untuk melakukan filter komputer mana saja yang diperbolehkan dalam melakukan akses, mana yang seharusnya diblok serta user manakah yang dapat dianggap tidak aman. Firewall dapat berupa software ataupun hardware yang aplikasinya dirancang khusus untuk melakukan penggunaan firewall.

Fungsi Firewall
Keberadaan firewall sangat penting dalam jaringan Anda, terlebih jika di dalam komputer Anda tersimpan data-data perusahaan atau pribadi yang bersifat rahasi. Tentunya Anda tidak menginginkan orang lain bisa mengakses data ini dengan memanfaatkan celah pada jaringan dan komputer Anda.

Firewall bisa memblok koneksi dari jaringan atau IP tertentu. Selain itu mekanisme filter juga memudahkan kita dalam mensetting Firewall sehingga lebih fleksible dalam pengaksesan. Secara visual user akan diberikan notifikasi jika terjadi akses dari luar atau akses dari dalam ke luar. Kita bisa menentukan apakah kita mengijinkan akses ini. Jika kita memiliki kontrol seperti ini maka kita akan dapat mengetahui keluar masuknya data dari dan menuju komputer kita. Kita bisa menganggap seperti memiliki satpam yang selalu mengecek orang yang masuk ke rumah kita dan keluar dari rumah kita. Jika tidak berkepentingan maka kita bisa melarangnya masuk.

Adapun fungsi Firewall di dalam jaringan adalah sebagai berikut :
  1. Packet Filtering : memeriksa header dari paket TCP/IP ( tergantung arsitektur jaringannya, dalam contoh ini adalah TCP IP ) dan memutuskan apakah data ini memiliki akses ke jaringan.
  2. Network Address Translation ( NAT ) : biasanya sebuah jaringan memiliki sebuah IP public dan di dalam jaringan sendiri memiliki IP tersendiri. Firewall berfungsi untuk meneruskan paket data dari luar jaringan ke dalam jaringan dengan benar sesuai IP komputer lokal.
  3. Application Proxy : firewall bisa mendeteksi protocol aplikasi tertentu yang lebih spesifik.
  4. Traffic management : mencatat dan memantau trafik jaringan

Masih banyak fungsi firewall seiring perkembangan jaringan dan teknologi pada software atau hardware Firewall. 

Kegunaan Firewall
Pada umumnya firewall berfungsi untuk melindungi jaringan komputer dari berbagai ancaman luar yang tidak berhak untuk mendapatkan hak akses sistem. Contohnya, craker yang biasanya selalu mencoba untuk mengambil keuntungan dari pihak lainnya dengan menyusup ke dalam jaringan komputer dan melakukan aktivitas yang merugikan seperti mencuri data dan merusak sistem. Tentunya dengan adanya firewall hal-hal seperti ini diharapkan dapat terhindar dan diatasi.

Cara Kerja Firewall
Ketika ada paket data yang masuk ke jaringan atau komputer maka Firewall akan mengecek header dari paket data tersebut. Kemudian menggunakan aturan jaringan maka firewall bisa menentukan apakah data paket ini bisa diteruskan atau tidak. Jika tidak maka akan ada pemblokiran, jika diijinkan maka paket data ini akan diteruskan sesuai mekanisme jaringan tersebut sehingga sampai ke komputer yang dimaksud.
Dan sebaliknya ketika ada paket data keluar maka Firewall pun bisa mengecek berdasarkan IP dan content. Disini biasanya jaringan bisa memblok akses sebuah divisi ke sebuah sumber daya jaringan. Atau mungkin pemblokiran content yang mengandung pornografi. Disini firewall memiliki aturan untuk memfilter permintaan seperti ini.

Kesimpulan dan Saran :
Melihat dari kegunaan dan fungsi dari firewall sangat lah penting bagi kita untuk dapat menginstall firewall agar jaringan komputer yang kita miliki dapat terlindungi dari koneksi jaringan atau IP tertentu.

Identitas Diri :
Iqbal Syarif Awaludin
D4 - Teknik Informatika - 3D
Politeknik Pos Indonesia

Sumber :